Selasa, 22 Desember 2015

Tipe/Gaya Kepemimpinan


Macam-Macam Gaya Kepemimpinan

1.     Gaya Kepemimpinan Otoriter
a.      Pengertian Gaya Kepemimpinan Otoriter
Gaya kepemimpinan otoriter adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.

b.      Ciri-Ciri Gaya Kepemimpinan Otoriter
·         Mengandalkan kepada kekuatan/kekuasaan
·         Menganggap dirinya paling berkuasa
·         Keras dalam mempertahankan prinsip
·         Jauh dari para bawahan
·         Perintah diberikan secara paksa

c.       Kelebihan dan Kelemahan Gaya Kepemimpinan Otoriter
·           kelebihan model kepemimpinan otoriter ada di percapaian prestasinya. Tidak ada satupun tembok yang mampu menghalangi langkah pemimpin ini. Ketika dia memutuskan suatu tujuan, itu adalah harga mati, tidak ada alasan, yang ada adalah hasil. Langkah-langkah nya penuh perhitungan dan sistematis.
·           Kelemahannya adalah suasana kaku, tegang dapat berakibat lebih lanjut timbulnya ketidakpuasan. Merusak moral, meniadakan inisiatif, menimbulkan permusuhan, keluhan, absen, pindah, dan tidak puas, pemimpin yang otoriter tidak menghendaki rapat atau musyawarah.

d.      Contoh Pemimpin Yang Menggunakan Gaya Kepemimpinan Otoriter
·         Adolf Hitler
adalah Kanselir Jerman dari tahun 1933 dan Führer (Pemimpin) (Reich ketiga) Jerman sejak 1934 hingga ia meninggal. Pada 2 Agustus 1934, ia menjadi diktator Jerman setelah Presiden Von Hindenburg meninggal. Ia menyatukan jabatan kanselir dan presiden menjadi Führer sekaligus menjadikan Nazi sebagai partai tunggal di Jerman. Ia juga seorang Ketua Partai Nasionalis-Sosialis (National Socialist German Workers Party atau Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei/NSDAP) yang dikenal dengan Nazi. Nazi secara resmi dibubarkan setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II yang besar karena sistem kediktatoran Hitler. Hitler seorang orator yang berkharisma, Hitler merupakan salah satu pemimpin yang paling berpengaruh di dunia.


2.     Gaya Kepemimpinan Demokrasi
a.      Pengertian Gaya Kepemimpinan Demokratis
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahan.

b.      Ciri-Ciri Gaya Kepemimpinan Demokratis
·      berpartisipasi aktif dalam kegiatan organisasi
·      bersifat terbuka
·      bawahan diberi kesempatan untuk memberi saran dan ide-ide baru
·      dalam pengambilan keputusan utamakan musyawarah untuk mufakat
·      menghargai potensi individu

c.       Kelebihan dan Kelemahan Gaya Kepemimpinan Demokratis
·         Kelebihan tipe demokratis dapat menampung aspirasi dan keinginan bawahan sehingga dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi pada umumnya dan pekerjaan pada khususnya.
·         Kelemahan gaya kepemimpinan yang demokratis cenderung menghasilakan keputusan yang disukai dari pada keputusan yang tepat.

d.      Contoh Pemimpin Yang Menggunakan Gaya Kepemimpinan Demokratis
·      Presiden John F. Kennedy
Pemimpin demokratis yang terkenal, seseorang tidak salah ketika mengatakan Presiden Kennedy adalah seorang Demokrat dan tentunya ia akan dikenang sebagai seorang pemimpin besar.Namun Presiden Kennedy sebenarnya contoh yang sangat baik dari pemimpin karismatik - tidak demokratis.selain itu, John F. Kennedy juga merupakan tokoh politik 



3.      Gaya kepemimpinan bebas/ laissez faire
a.      Pengertian Gaya Kepemimpinan Bebas/ laissez faire
pemimpin jenis ini hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil dimana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.

b.      Ciri-Ciri Gaya Kepemimpinan Bebas/ laissez faire
·      memberi kebebasan kepada para bawahan
·      pimpinan tidak terlibat dalam kegiatan
·      semua pekerjaan dan tanggung jawab dilimpahkan kepada bawahan
·      tidak mempunyai wibawa
·      tidak ada koordinasi dan pengawasan yang baik

c.       Kelebihan dan Kelemahan Gaya Kepemimpinan Bebas/ laissez faire
·         Kelebihan nya adalah keputusan berdasarkan keputusan anggota, tidak ada dominasi dari pemimpin.
·         Kelemahannya adalah pemimpin sama sekali tidak memberikan control dan koreksi terhadap pekerjaan bawahannya, pembagian tugas dan kerja sama diserahkan sepenuhnya kepada bawahannya tanpa petunjuk atau saran-saran dari pemimpin.

d.      Contoh Pemimpin Yang Menggunakan Gaya Kepemimpinan Bebas /laissez faire
·         Orang Tua.
Contohnya adalah ketika orang tua memberikan kesempatan kepada anak – anak mereka berkreasi sebagaimana yang dapat mereka kerjakan untuk kesenangan mereka. Orang tua tersebut tidak akan memberikan pengarahan – pengarahan kepada anak mereka. Karena melalui pengarahan tersebut dapat merubah pola pikir sianak untuk berkreasi. Seolah – olah hasil karya mereka bukanlah hasil dari pemikiran mereka sendiri.


4.     Gaya Kepemimpinan Kharismatik
a.      Pengertian Gaya Kepemimpinan Kharismatik
Gaya kepemimpinan kharismatik mempunyai kekuatan energi, daya tarik dan pembawaan yang luar biasa untuk mempengaruhi orang lain, sehingga ia mempunyai pengikut yang sangat besarjumlahnya dan pengawal-pengawal yang bisa di percaya.

b.      Ciri-Ciri Gaya Kepemimpinan Kharismatik
·         Mempunyai daya tarik yang besar, oleh karenanya mempunyai pengikut yang besar .
·         Daya tarik yang besar tersebut kemungkinan disebabkan adanya kekuatan gaib (supernature) .

c.       Kelebihan dan Kelemahan Gaya  Kepemimpinan Kharismatik
·         Kelebihannya adalah mampu menarik orang. Mereka terpesona dengan  cara bicaranya yang membangkitkan semangat. Biasanyapemimpin dengan gaya kepribadian ini visionaris. Mereka sangat menyenangi perubahan dan tantangan.
·         Kelemahan terbesar tipe kepemimpinan model ini bisa di analogikan dengan peribahasa Tong Kosong Nyaring Bunyinya. Mereka mampu menarik orang untuk  datang kepada mereka. Setelah beberapa lama, orang-orang yang datang ini tidak konsisten. Apa yang diucapkan ternyat tidak dilakukan. Ketika diminta pertanggungjawaban, sipemimpin aka memberikan alasan, permintaan maaf, dan janji.

d.      Contoh Pemimpin Yang Menggunakan Gaya Kepemimpinan Kharismatik
·      John F. Kennedy
Selain tadi bahwa john f.Kenedy adalah seorang pemimpin yang demokratis juga John F.Kenedy paling karismatik Amerika Serikat, John F. Kennedy berasal dari keluarga yang kuat, dan diberkati dengan penampilan yang baik di samping kharisma pribadinya.Karena pasangan karismatik dan bergaya, John dan Jackie, Kennedy Gedung Putih dikenal sebagai Camelot. 


5.     Gaya Kepemimpinan Paternalistik
a.      Pengertian Gaya Kepemimpinan Paternalistik
Gaya kepemimpinan paternalistik merupakan gaya dengan cara memimpin yang membuat para bawahannya terlihat seperti orang yang belum dewasa. Sehingga menyebabkantidak bisa mengembangkan diri serta mengeluarkan ided-ide yang baru.

b.      Ciri-Ciri Gaya Kepemimpinan Paternalisktik
·         pemimpin bertindak sebagai bapak
·         memperlakukan bawahan sebagai orang yang belum dewasa
·         selalu memberikan perlindungan
·         keputusan ada di tangan pemimping

c.       Kelebihan dan Kelemahan Gaya Kepemiminan Paternalistik
·          Kelebihan tipe kepemimpinan paternalistik adalah Pemimpin dihormati oleh bawahannya, Mengutamakan kebersamaan, Pemimpin berperan sebagai pelindung.
·         Kelemahan nya adalah Menganggap bawahan belum dewasa, Bawahan tidak dimanfaatkan sebagai sumber informasi, ide dan saran, Bawahan selalu tergantung kepada pemimpin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

d.      Contoh Pemimpin Yang Menggunakan Gaya Kepemimpinan Paternalistik
·           Guru
Dalam hal ini sebagian besar Guru menganggap seluruh murid – muridnya tersebut sebagai anak mereka. Hal tersebut dapat dilihat ketika cara guru tersebut mengajar murid – muridnya yang menganggap bahwa seluruh murid- muridnya adalah sebagai anak – anaknya sendiri. Sehingga mereka ikut merasakan apa yang terjadi pada murid – muridnya. Contohnya saja ketika Ujian Nasional sedang berlangsung, para guru secara terus menerus memotivasi murid- muridnya agar belajar dan lulus dengan nilai yang memuaskan. Ketika murid – muridnya tersebut lulus, mereka juga sangat gembira.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar